Minggu, 22 Mei 2022

Drama

Naskah Drama
Oleh: Sabinus kantus
Tema: kejujuran kehidupan di sekolah.
Pemain: Guru, Ranti, Relin, dan sintia.
Naskah:
Dalam suasana belajar mengajar di dalam kelas dan sedang dilakukan ulangan mendadak serta mengumpulkan tugas.
Guru: Anak- anak, silakan dikumpulkan tugas karya tulis minggu kemarin.
(Kemudian satu persatu siswa naik mengumpulkan tugas karya tulis masing-masing)
Guru: Karena ini merupakan tugas perorangan, maka penilaian akan dilakukan berdasarkan isi dari karya tulis kalian. Oke, masukkan buku kalian semua. Bapak akan mengadakan ulangan.
Ranti: Hah, ulangan apa lagi pak? baru saja 2 hari yang lalu diadakan ulangan.
Guru: Relin, tolong dibagikan kertas folio ini ke semua siswa.
Sintia: Baik pak 
(Sambil berjalan membagikan kertas folio. Suasana ruang kelas berubah menjadi gaduh karena setiap siswa mengeluh tentang diadakannya ulangan mendadak ini)
Guru: Pada ulangan kali ini, bapak ingin kalian menulis ulang pokok-pokok dan kesimpulan dari karya tulis yang kalian buat.
(Kemudian siswa hening dan sibuk mengerjakan ulangan. Sedangkan pak guru sibuk memeriksa tugas karya tulis yang tadi dikumpulkan. pak guru menemukan keanehan pada tugas karya tulis milik Ranti di mana isinya sama persis dengan karya tulis milik Relin. Setelah 20 menit berlalu, kemudian kertas ulangan dikumpulkan.
Guru: Baiklah yang lain bisa istirahat. Tolong Ranti dan Relin tetap disini, bapak mau bicara.
(Semua siswa keluar ruang kelas kecuali Ranti dan Relin)
Guru: Bapak minta kalian berdua jujur kepada bapak. Kenapa tugas kalian bisa sama persis, bahkan titik dan komanya juga.
Rara: Saya mengerjakan karya tulis itu sendiri pak.
Rina: Saya juga mengerjakan karya tulis saya sendiri.
Guru: Lalu, Mengapa isi dari jawaban ulangan kalian tadi tidak sama dengan isi karya tulis kalian?
(Lama Ranti dan Relin terdiam, takut-takut untuk memulai berbicara)
Guru: Kalau begitu, bapak anggap kalian tidak mengerjakan tugas karya tulis dan tidak mengikuti ulangan tadi.
Ranti: Maaf pak. Kalau saya jujur, apakah kalau saya berkata jujur maka bapak akan memaafkan saya?
Guru: Tentu.
Ranti: Saya mendapatkan materi untuk tugas karya tulis dari internet pak. Saya langsung copy paste dan tidak saya baca lagi. Itulah mengapa ulangan tadi tidak sama dengan isi karya tulis saya.
Guru: Baiklah, alasan bisa bapak terima. Terus kamu Relin?
Relin: Saya minta tolong Reni mengerjakan tugas karya tulis itu pak. Dan kelihatannya dia mencari sumber dari internet.
Guru: Kalau begitu tolong panggilkan Reni.
Relin: Baik pak.
(Relin pun keluar memanggil Ranti)
Ranti: Bapak memanggil saya?
Guru: Iya, bapak ingin bertanya, apa benar Relin minta tolong pada kamu untuk mengerjakan tugasnya?
Ranti: Iya pak, maafkan saya pak. Relin bilang dia tidak mengerti tugas dari bapak terlebih dia bilang dia tidak bisa mencari tugas tersebut 
Guru: Baiklah kalau begitu. Tugas karya tulis dan ulangan kalian bapak kembalikan. kalian harus membuat karya tulis lagi dan dikumpulkan dalam 3 hari.
Ranti dan Relin: Baik pak.
Pesan Moral:
Segala sesuatu harus dilakukan dan dikatakan dengan jujur. Walaupun kejujuran itu terasa sangat pahit. Maka dari itu, bersikaplah sejujur sedari awal agar tidak menghasilkan kebohongan yang lain.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar